Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) memastikan pembangunan infrastruktur di daerah tetap bisa berjalan meski ada pemotongan dana bagi hasil (DBH).
Menurut Menkeu, pemerintah daerah bisa memanfaatkan pembiayaan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI.
“Untuk memberi jalan keluar kepada pemerintah daerah yang ingin membangun infrastruktur betul, kami menyediakan dana lewat PT SMI,” kata Purbaya dalam Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Kamis (3/9/2026) dikutip Antara.
Menurutnya, skema pembiayaan melalui PT SMI memungkinkan daerah tetap menjalankan proyek infrastruktur, meski ruang fiskalnya berkurang akibat pemotongan DBH.Jadi kita harapkan dengan approach seperti itu, daerah tidak kekurangan dana untuk membangun infrastrukturnya,” ujarnya.
Purbaya menjelaskan, pemerintah daerah dapat meminjam dana dari PT SMI, kemudian pembayarannya dilakukan melalui sebagian DBH yang diterima daerah. Dengan skema itu, dana tetap dapat disalurkan untuk pembangunan dan proyek infrastruktur bisa terealisasi.
Ia juga menilai pembiayaan melalui PT SMI punya keunggulan, karena proyek yang diajukan akan melalui proses penilaian dan pemantauan secara ketat.
“Kita tahu PT SMI cukup profesional, dia menilai dengan teliti, profesional swastalah kira-kira, dengan teliti proyek-proyek yang mau dia jalankan. Jadi kita harapkan dengan approach seperti itu, daerah tidak kekurangan dana untuk membangun infrastrukturnya,” ujarnya.
Selain menawarkan pembiayaan melalui PT SMI, Purbaya mengingatkan pemerintah daerah agar berhati-hati apabila ingin menerbitkan surat utang.
Menurutnya, risiko gagal bayar pemerintah daerah pada akhirnya bisa berdampak terhadap pemerintah pusat dan stabilitas perekonomian secara keseluruhan.
Ia mencontohkan pengalaman Brasil dan Argentina, ketika persoalan utang pemerintah daerah turut memberikan tekanan terhadap perekonomian nasional.
“Kita harus hati-hati dalam mengambil kebijakan. Kalau tidak hati-hati kita seperti Brazil atau Argentina waktu itu, Brazil, ketika daerah tidak bisa bayar akhirnya guncang semua perekonomiannya,” kata Purbaya. (ant/bil/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

