Perluasan MDR QRIS 0 persen itu, lanjut dia, diharapkan bisa meningkatkan efisiensi biaya transaksi bagi pelaku usaha sekaligus memperluas manfaat digitalisasi pembayaran bagi masyarakat.
“Kebijakan ini dibangun atas prinsip keseimbangan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, membuka ruang tumbuh bagi merchant, serta menciptakan peluang baujarnya penyelenggara jasa sistem pembayaran, dengan tetap menjaga keberlanjutan industri,” katanya.
Selain memperluas MDR QRIS 0 persen, BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Nasional (ASPI) juga meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dalam momentum peringatan HUT ke-81 RI ini.
KKI merupakan alternatif instrumen pembayaran dengan fasilitas penundaan pembayaran atau deferred payment yang diproses secara domestik.
Kartu tersebut dapat digunakan sebagai sumber dana untuk bertransaksi menggunakan QRIS, baik melalui metode pindai maupun tap.

NOW ON AIR SSFM 100

