Sabtu, 3 Oktober 2026

IHSG Anjlok 3,05 Persen ke Level 5.643, Investor Masih Wait and See

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi saham turun. Foto: suarasurabaya.net

Namun, ketidakpastian masih membayangi setelah kedua negara mengeluarkan sinyal yang berbeda terkait proses perdamaian. Iran juga menyatakan akan tetap mengawasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi minyak dunia.

“Sinyal yang beragam dari kedua belah pihak terus mengaburkan prospek, Teheran menegaskan bahwa mereka bermaksud untuk terus mengawasi lalu lintas melalui Selat Hormuz,” ujarnya.

Sebelumnya, Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) menyatakan, negosiasi dengan Teheran akan kembali dilanjutkan setelah kedua negara menghentikan aksi saling serang di kawasan Selat Hormuz.

Dari kawasan Asia, data ekonomi China memberikan sentimen yang relatif positif. Indeks manufaktur negara tersebut meningkat menjadi 50,3 dari sebelumnya 50,0, didorong permintaan ekspor sektor teknologi tinggi yang tetap kuat di tengah ketidakpastian global.

Bank Sentral China (PBOC) juga mengumumkan operasi reverse repo dengan menyuntikkan dana sebesar 300 miliar yuan ke sistem keuangan guna menjaga likuiditas jangka pendek dan stabilitas pasar uang.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 3 Oktober 2026
35o
Kurs