Jumat, 30 Oktober 2026

IHSG Ditutup Melemah, Investor Bersikap Risk Off Imbas Kenaikan Harga Minyak

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi: Karyawan berjalan di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Antara

Para pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) dilaporkan memperingatkan Trump bahwa perang dapat berlanjut hingga akhir masa jabatannya, yang berakhir pada Januari 2029.

Sementara itu, para pemimpin Iran dilaporkan bertekad untuk terus berperang meskipun biaya ekonomi terus meningkat, dan memandang konflik tersebut sebagai ancaman eksistensial.

Iran juga mengklaim bahwa Teheran telah berhasil membangun kembali kemampuan rudalnya, serta dapat mengintensifkan serangan terhadap aset AS dan negara-negara Teluk apabila Washington meningkatkan serangannya.

“Konflik yang meningkat antara AS dan Iran memicu kekhawatiran akan gangguan berkepanjangan terhadap pasokan energi global,” ujarnya.

Di sisi lain, pelaku pasar menantikan rilis laporan data inflasi AS, yang sebelumnya data PPI Final Demand mengalami kenaikan dari sebelumnya 0,1 persen month to month (mtm) menjadi 0,4 persen (mtm), serta naik dari sebelumnya 4,3 persen year on year (yoy) menjadi 4,6 persen (yoy).

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Jumat, 30 Oktober 2026
33o
Kurs