Jumat, 11 September 2026

IHSG Ditutup Melemah, Investor Bersikap Risk Off Imbas Kenaikan Harga Minyak

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi: Karyawan berjalan di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Antara

Hal tersebut menurutnya, membuat pelaku pasar khawatir terkait rangkaian data inflasi AS yang dimulai dari inflasi produsen akan terus mengalami kenaikan akibat perang yang berkepanjangan karena harga energi mengalami kenaikan.

“Sehingga, memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada pekan depan (16 September 2026),” ujar Nico.

Sedangkan dari dalam negeri, Nico menyebut pelaku pasar mengalihkan fokus ke hasil survei yang dilakukan Bank Indonesia (BI), yang mana indeks Penjualan Riil (IPR) Juli tumbuh 1,1 persen (yoy), atau meningkat dibandingkan Juni 2026 yang mengalami kontraksi sebesar 3,0 persen (yoy).

“Pencapaian itu memberikan gambaran akan permintaan konsumen yang terjaga,” ucapnya.

Kemudian, pelaku pasar juga fokus memperhatikan beban APBN yang akan meningkat, seiring kenaikan harga minyak dunia sehingga meningkatnya beban subsidi energi.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Jumat, 11 September 2026
28o
Kurs