Selain itu, China berkomitmen membeli produk pertanian AS lainnya di luar kedelai dengan nilai hampir 17 miliar dolar AS.
“Setidaknya, di tengah gersangnya pasar saat ini, hubungan yang mesra dapat membuat segalanya dapat dilewati dengan baik,” kata Nico.
Dari dalam negeri, perkembangan utang luar negeri (ULN) Indonesia turut menjadi perhatian. Berdasarkan data dalam bahan kajian Nico, ULN Indonesia pada Juli 2026 mencapai 453,4 miliar dolar AS atau tumbuh 4,9 persen secara tahunan.
ULN publik tercatat 218,4 miliar dolar AS, sedangkan ULN swasta sebesar 194,6 miliar dolar AS. ULN pemerintah terutama digunakan untuk sektor kesehatan, administrasi, pendidikan, konstruksi, dan transportasi serta didominasi utang jangka panjang.
Rasio ULN terhadap produk domestik bruto (PDB) berada di level 30,7 persen. Bank Indonesia menilai struktur ULN masih sehat dan terkendali.








