Rabu, 12 Agustus 2026

Literasi Keuangan Syariah Turun, Hakam Naja: Alarm untuk Perbankan Syariah Indonesia

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Hakam Naja Ekonom INDEF. Foto: istimewa

Kedua, Hakam mendorong keuangan syariah ditempatkan sebagai infant industry yang masih membutuhkan dukungan kebijakan. Bentuk dukungan tersebut dapat berupa insentif pajak, subsidi, serta fasilitasi akses permodalan untuk menarik konsumen sekaligus investor.

Menurutnya, kebijakan semacam itu masih diterapkan Malaysia dalam mengembangkan industri keuangan syariahnya.

Ketiga, konsolidasi industri perlu dipercepat melalui merger dan akuisisi, pemisahan atau spin-off Unit Usaha Syariah (UUS), serta konversi bank konvensional menjadi bank syariah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat struktur industri dan meningkatkan skala ekonomi perbankan syariah.

Hakam menargetkan pangsa pasar perbankan syariah dapat mencapai setidaknya 10 persen pada 2028.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 12 Agustus 2026
32o
Kurs