“Ketebalan aspal, kelas besi, spesifikasi material, semuanya bisa menjadi bagian dari pemeriksaan. Karena itu, jangan menganggap hal-hal kecil tidak penting. Detail kecil dalam pengelolaan anggaran bisa menjadi temuan besar,” katanya.
Mantan pegawai Kementerian Keuangan itu menilai kepatuhan sejak awal jauh lebih baik daripada harus melakukan perbaikan setelah muncul temuan pemeriksaan.
Terlebih, kata dia, metode pemeriksaan BPK terus berkembang seiring dengan pemanfaatan teknologi informasi.
Pemeriksaan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada dokumen fisik, tetapi juga dapat menelusuri sistem dan data elektronik yang berkaitan dengan transaksi pemerintah.
“Sekarang audit bukan hanya melihat kertas. Server, sistem, data elektronik, dan bagaimana transaksi tercatat dalam sistem juga menjadi bagian penting dalam pemeriksaan,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

