Jumat, 14 Agustus 2026

Penyelundupan Emas Marak, Purbaya Perketat Pengawasan dan Tambah Anggaran Bea Cukai

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Purbaya Yudhi Sadewa (kedua kanan) Menteri Keuangan (Menkeu) mengecek kadar emas ilegal yang diselundupkan oleh 7 WNA China seberat 23,793 kilogram ekspor emas dengan nilai Rp63 miliar di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Kamis (14/8/2026). Foto: Antara

“Pihak berwenang akan terus meriset dan melakukan investigasi siapa ‘pangkalan’ (pemain utama) di balik kegiatan itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Purbaya menilai kinerja Bea Cukai mulai menunjukkan perbaikan, baik dari sisi penindakan maupun penerimaan negara.

“Dan hasil-hasil ini kan terlihat bahwa ada perbaikan kinerja yang signifikan dari Bea Cukai, dari tangkapan maupun dari pendapatannya yang sudah mulai tumbuh sekarang. Rokok-rokok gelap juga sudah berkurang secara signifikan,” pungkasnya.

Pada kesempatan sama, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri mengatakan, selama aktivitas PETI masih berlangsung, jaringan penyelundup akan terus mencari cara baru untuk membawa emas keluar dari Indonesia.

“Selama ada kegiatan PETI, jaringan penyelundup akan terus melakukan modifikasi modus operandi agar emas dapat keluar dari wilayah Indonesia. PETI dipastikan memiliki kaitan erat dengan penyelundupan itu,” katanya.

Polri juga akan bekerja sama dengan Bea Cukai dan Kementerian ESDM untuk memperketat pengawasan di sejumlah pintu keluar Indonesia. “Kami juga akan mengawasi pintu-pintu keluar seperti bandara bekerja sama dengan Bea Cukai dan Kementerian ESDM,” ujar Irhamni. (ant/bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Jumat, 14 Agustus 2026
32o
Kurs