Secara bulanan, Indeks Harga Konsumen (IHK) AS tercatat turun 0,4 persen pada Juni setelah sebelumnya naik 0,5 persen pada Mei. Penurunan itu menjadi yang terbesar sejak April 2020.
Sementara itu, inflasi inti tercatat tidak mengalami perubahan secara bulanan dan melambat menjadi 2,6 persen secara tahunan dari sebelumnya 2,9 persen.
Menurut Rully, perlambatan inflasi tersebut dipicu oleh penurunan harga energi, khususnya minyak, setelah berlangsungnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada Juni lalu.
“Landainya inflasi AS didorong oleh penurunan harga minyak pada Juni saat berlangsungnya gencatan senjata antara AS dan Iran,” katanya dilansir dari Antara.
Ia menambahkan, turunnya inflasi membuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat ikut mereda.

NOW ON AIR SSFM 100

