Jumat, 16 Oktober 2026

Rupiah Menguat ke Rp18.070 per Dolar AS, Inflasi Amerika Serikat Melandai

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Kondisi itu turut mendorong penurunan yield obligasi pemerintah AS dan memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

Dari dalam negeri, pelaku pasar kini menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

Rully memperkirakan Bank Indonesia masih akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen.

“Dalam rapat RDG nanti diperkirakan BI akan tetap menahan suku bunga acuan di 5,75 persen,” ujarnya. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
28o
Kurs