Selasa, 1 September 2026

Rupiah Menguat ke Rp18.070 per Dolar AS, Inflasi Amerika Serikat Melandai

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara

Kondisi itu turut mendorong penurunan yield obligasi pemerintah AS dan memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

Dari dalam negeri, pelaku pasar kini menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

Rully memperkirakan Bank Indonesia masih akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen.

“Dalam rapat RDG nanti diperkirakan BI akan tetap menahan suku bunga acuan di 5,75 persen,” ujarnya. (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Selasa, 1 September 2026
32o
Kurs