Senin, 19 Oktober 2026

Suriah dan Irak Bangkitkan Jalur Pipa Minyak Bersejarah ke Mediterania

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Ilustrasi - Sebuah pompa minyak dan rig pengeboran di selatan Midland, Texas, Amerika Serikat pada 11 Juni 2025. Foto: Reuters

Konsorsium tersebut akan menyusun kajian teknis dan finansial sebagai dasar pelaksanaan restorasi jalur pipa Kirkuk-Baniyas.

Apabila proyek berjalan sesuai rencana, kapasitas penyaluran minyak melalui pipa tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 2 juta barel per hari.

Pipa minyak Kirkuk-Baniyas mulai beroperasi pada 1952 dan sempat menjadi salah satu jalur distribusi minyak paling penting di kawasan Timur Tengah. Namun, operasionalnya beberapa kali terhenti akibat konflik geopolitik.

Pada 1956, jalur tersebut mengalami gangguan akibat aksi sabotase selama Krisis Suez atau Perang Arab-Israel Kedua. Selanjutnya, Irak menutup pipa itu secara sepihak pada periode 1982 hingga 2000 sebagai respons atas dukungan Suriah kepada Iran dalam perang Irak-Iran.

Operasional pipa akhirnya berhenti total setelah mengalami kerusakan akibat serangan udara Amerika Serikat saat invasi ke Irak pada 2003. (ant/saf/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
26o
Kurs