Penandatanganan MoU dilakukan di Amerika Serikat di sela pertemuan yang dihadiri Ali al-Zaidi Perdana Menteri Irak, Chris Wright Menteri Energi Amerika Serikat , dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.
Selain kerja sama antarpemerintah, perusahaan minyak milik negara Suriah, Syrian Petroleum Company, juga menandatangani dua nota kesepahaman terpisah untuk mendukung pelaksanaan proyek restorasi.
Kesepakatan pertama dilakukan dengan Basra Oil Company, perusahaan minyak milik negara Irak, guna memulihkan ruas pipa Haditha-Baniyas.
Proyek tersebut ditujukan untuk menghidupkan kembali distribusi minyak Irak menuju pelabuhan-pelabuhan Suriah di pesisir Mediterania.
Sementara itu, nota kesepahaman kedua diteken bersama konsorsium internasional yang terdiri atas perusahaan asal Amerika Serikat, Chevron dan Capital TI, serta UCC Holding dari Qatar.

NOW ON AIR SSFM 100

