Senin, 19 Oktober 2026

Suriah dan Irak Bangkitkan Jalur Pipa Minyak Bersejarah ke Mediterania

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Ilustrasi - Sebuah pompa minyak dan rig pengeboran di selatan Midland, Texas, Amerika Serikat pada 11 Juni 2025. Foto: Reuters

Penandatanganan MoU dilakukan di Amerika Serikat di sela pertemuan yang dihadiri Ali al-Zaidi Perdana Menteri Irak, Chris Wright Menteri Energi Amerika Serikat , dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Selain kerja sama antarpemerintah, perusahaan minyak milik negara Suriah, Syrian Petroleum Company, juga menandatangani dua nota kesepahaman terpisah untuk mendukung pelaksanaan proyek restorasi.

Kesepakatan pertama dilakukan dengan Basra Oil Company, perusahaan minyak milik negara Irak, guna memulihkan ruas pipa Haditha-Baniyas.

Proyek tersebut ditujukan untuk menghidupkan kembali distribusi minyak Irak menuju pelabuhan-pelabuhan Suriah di pesisir Mediterania.

Sementara itu, nota kesepahaman kedua diteken bersama konsorsium internasional yang terdiri atas perusahaan asal Amerika Serikat, Chevron dan Capital TI, serta UCC Holding dari Qatar.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
26o
Kurs