Sabtu, 4 Juli 2026

Trump Sebut China Berpotensi Beli 750 Pesawat Boeing

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Xi Jinping Presiden China dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Zhongnanhai, kompleks pemerintahan elite China di Beijing, Jumat (15/5/2026). Foto: Xinhua

Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, jumlah pesawat Boeing yang berpotensi dibeli China dapat mencapai 750 unit, jauh lebih besar dibanding angka awal yang sebelumnya disebut sebanyak 200 pesawat.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara bersama Fox News usai kunjungan kenegaraannya ke China pada 13–15 Mei 2026. Dalam lawatan tersebut, Trump melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Menurut Trump, potensi peningkatan pembelian pesawat tersebut juga akan melibatkan penggunaan mesin produksi General Electric pada armada Boeing yang dipesan China.

“Saya mengatakan ini kepada Boeing dan General Electric, kami akan menggunakan mesin General Electric, yang sangat bagus. Jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik, kita bisa mencapai 750 unit,” kata Trump.

Sebelumnya, Trump sempat menyebut Beijing menyetujui pembelian 200 pesawat Boeing, meski hingga kini pemerintah China belum memberikan konfirmasi resmi terkait kesepakatan tersebut.

Dilansir dari Antara, isu pembelian pesawat itu menjadi salah satu sorotan dalam kunjungan Trump ke China yang dinilai sebagai upaya memperkuat hubungan ekonomi kedua negara di tengah dinamika geopolitik global.

Dalam kesempatan yang sama, Xi Jinping Presiden China menegaskan bahwa dirinya dan Trump sepakat untuk membangun hubungan China-Amerika Serikat yang lebih konstruktif, stabil, dan berkelanjutan.

“Presiden Trump dan saya juga sepakat untuk membangun hubungan China-AS yang konstruktif dan memiliki stabilitas strategis, mendorong perkembangan hubungan China-AS yang stabil, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Xi Jinping saat jamuan makan malam di Balai Besar Rakyat, Beijing, Kamis (14/5/2026).

Xi menambahkan, hubungan yang lebih harmonis antara dua negara ekonomi terbesar dunia itu diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perdamaian, kemakmuran, dan kemajuan global. (ant/saf/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Sabtu, 4 Juli 2026
24o
Kurs