Bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru, pedagang seragam sekolah di Pasar Turi, sampai Rabu (11/07) mengaku kewalahan melayani pembeli dan pesanan warga masyarakat. Tak hanya seragam sekolah, baju seragam Pramuka juga laris manis.
Menurut IMRON MA’RUF pengelola industri pakaian seragam sekolah merek Purnama, tahun ajaran baru kali ini memberikan rejeki tersendiri bagi para pengusaha serta pedagang pakaian seragam sekolah. Bahkan sejak beberapa waktu lalu order pesanan sudah berdatangan.
“Sejak pertengahan bulan Juni lalu, kita sudah melayani pembeli. Kalau yang pesanan malah sebelum bulan Juni lalu kita sudah mendapat order. Terutama untuk seragam sekolah dan Pramuka,” terang IMRON MA’RUF saat ditemui suarasurabaya.net, Rabu (11/07).
Rabu (11/07) disejumlah kios pedagang pakaian di Pasar Turi, terlihat disesaki pembeli. Mereka berbelanja pakaian seragam sekolah mulai dari SD, SMP sampai untuk seragam SMA. Tawar menawar harga terlihat cukup sengit antara pedagang dan pembeli.
“Meskipun kita tahu harga seragam sekolah memang mahal, tapi kalau bisa ditawar, ya kita tawar. Ini khan kebutuhan buat anak-anak, kebutuhan sekolah, mesti diutamakan. Kalau nggak bisa ditawar, ya dibeli lha wong butuh,” ujar MURTINI warga Jalan Dapukan.
Ditambahkan IMRON MA’RUF, sampai memasuki Minggu kedua bulan Juli, sekurangnya hampir setiap hari kenaikan omzet terjadi dan keuntungan otomatis terkatrol. “Kenaikan kita prediksikan sampai sekitar 30%. Alhamdulillah,” kata IMRON.
Sementara ditemui terpisah, ABDUL WAHAB pemilik kios pakaian seragam sekolah Laila di Pasar Turi, Rabu (11/07) juga mengakui adanya peningkatan penjualan menjelang dimulainya tahun ajaran baru kali ini. “Seragam Pramuka juga naik penjualannya. Seragam sekolah abu-abu putih sama batik juga naik. Lumayan keuntungannya,” terang ABDUL WAHAB pada suarasurabaya.net, Rabu (11/07).(tok)
Teks foto:
-Masyarakat mulai menyerbu kios seragam sekolah di Pasar Turi.
Foto: TOTOK suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

