Kamis, 8 Oktober 2026

BPBD Klaim Daerah Rawan Kekeringan Menurun Tahun Ini

Laporan oleh Tito Adam Primadani
Bagikan
Foto : antaranews.com

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat, daerah rawan kekeringan menurun dibanding tahun lalu.

Sudarmawan Kepala BPBD Jatim mengatakan, saat ini terdapat 300 desa di 22 kabupaten yang terpantau rawan kekeringan.

“Ini menurun dibanding tahun lalu sebanyak 541 desa mengalami kekeringan. Semoga semakin menurun,” katanya, dilansir Antara, Sabtu (4/6/2016).

Dia mengatakan, musim kemarau tahun ini akan berlangsung normal mulai Juli, dengan masa transisi pada Juni.

“Meminjam istilah BMKG, Juni merupakan musim kemarau basah karena meski musim kemarau, tapi ada beberapa daerah yang masih mengalami curah hujan dengan intensitas ringan sampai sedang,” katanya.

BPBD, kata dia, sudah mempersiapkan sejumlah langkah untuk antisipasi menjelang musim kemarau. Penyusunan rencana menghadapi musim kering ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana puso dan kekeringan.

Diantara langkah yang dikerjhakan adalah membuat embung geomembran, dan sumur bor. “Kami akan susun bersama BPBD kabupaten/kota dan SKPD teknis atau yang terkait di lingkungan Pemprov Jatim,” katanya.

Sekadar diketahui, beberapa daerah di Jatim yang diperkirakan masih mengalami curah hujan dengan intensitas tinggi, diantaranya Lumajang dan Banyuwangi.(ant/tit/bid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 8 Oktober 2026
26o
Kurs