Minggu, 31 Mei 2020

Data Positif Covid-19 di Jatim Tak Bertambah, Gubernur Minta Warga Tetap Di Rumah Saja

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim di Gedung Grahadi, Kamis (2/4/2020). Foto: Abidin suarasurabaya.net

Kasus positif Covid-19 di Jatim, Kamis (2/4/2020) tidak bertambah. Jumlahnya sama seperti kemarin yakni 103 pasien. Begitu juga angka pasien sembuh, masih di angka 22 orang seperti kemarin.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim mengatakan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) masih bergerak naik. Dari 536 PDP menjadi 686 PDP. Kemudian Orang dalam pemantauan ODP, semula 7.328 ODP menjadi 8.395 ODP.

“Dan 686 orang yang terkonfirmasi PDP, kemudian karena tracing-nya ini sangat meluas maka data ODP nya 8.395,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Sementara itu, kata Khofifah, dua pasien positif Covid-19 di Jawa Timur dinyatakan meninggal dunia. Sehingga total pasien meninggal akibat terinfeksi Covid-19 semula sembilan orang menjadi 11 orang. Sebaran zona merah juga meluas, sehigga agar kewaspadaan dan kesiapsiagaan ditingkatkan.

“Yang meninggal ada 11 orang, setara dengan 10,6 persen,” ujarnya.

Khofifah mengimbau, warga Jatim lebih baik lebih banyak di rumah bila tidak ada kepentingan mendesak. Sudah ada 307 area pemukiman dijaga TNI/Polri diharapkan bisa saling menjaga sterilisasi.

“Sudah ada 307 area pemukiman dijaga TNI/Polri di Jatim. Dengan harapan area pemukiman itu bisa saling menjaga penghuninya maupun yang akan bertamu di area pemukiman itu. Apakah urusan perdagangan, kesehatan, logistik. Di luar itu dimbau di rumah,” katanya. (bid/ang/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Tambak Sawah

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Truk Muat Jeruk Terguling

Surabaya
Minggu, 31 Mei 2020
32o
Kurs