Rabu, 27 Januari 2021

Lonjakan Tertinggi: 2.088 Kasus Covid-19 se-Jatim, 1.035 di Surabaya

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Total kasus Covid-19 di Jawa Timur pada Sabtu (16/5/2020). Grafis: Humas Pemprov Jatim

Jawa Timur mengalami lonjakan tertinggi kasus Covid-19 pada Sabtu (16/5/2020). Ada 167 kasus baru Covid-19 sehingga total kasus terjangkit Covid-19 di Bumi Majapahit tembus 2.088 kasus.

Sumbangsih kasus baru terbanyak berasal dari Surabaya. Ada tambahan 90 kasus baru pada Sabtu, sehingga total jumlah kasus di Kota Pahlawan menjadi 1.035 kasus positif Covid-19.

Jumlah kasus di Surabaya itu setara 49,5 persen dari total kasus baru yang diumumkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diketuai Khofifah Gubernur Jatim.

Sidoarjo menjadi daerah terbanyak kedua yang menyumbang kasus positif di Jatim dengan penambahan mencapai 45 kasus positif Covid-19. Total kasus di Kota Udang jadi 281 kasus.

Lainnya, Kabupaten Pasuruan menyumbang tambahan sepuluh kasus. Kabupaten Probolinggo dan Magetan masing-masing lima kasus. Kabupaten Malang dan Gresik masing-masing dua.

Penambahan kasus Covid-19 juga ada di Kabupaten Lumajang, Bojonegoro, Kota Malang, Kota Kediri, Jember, dan Kota Pasuruan. Masing-masing daerah itu menyumbang satu kasus.

Dari total 2.088 orang warga Jawa Timur yang terjangkit Covid-19, sebanyak 1.580 orang masih dirawat. Baik di rumah (459 orang), di gedung (129 orang), maupun di rumah sakit (992 orang).

Sementara, di antara total warga terjangkit itu, sebanyak 312 orang terinfeksi (14,94 persen) dinyatakan sembuh, dan 196 orang lainnya (9,39 persen) dinyatakan meninggal.

Soal kurva peningkatan kasus di Jatim yang terus meningkat, Khofifah Gubernur Jatim mengatakan, jumlah ruang isolasi di Rumah Sakit Rujukan di Jatim saat ini sudah lebih banyak.

“Hari ini ada 99 rumah sakit rujukan se-Jatim. Ini hasil lima kali regrouping. Posisi terakhir 85, sekarang jadi 99. Total bed isolasi sekarang 3.276,” ujar Khofifah saat konferensi pers di Bakorwil Malang.

Tidak hanya mengandalkan RS Rujukan Covid-19 yang sudah ada, Pemprov Jatim sedang menuntaskan penyiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Gedung Puslitbang Humaniora, Surabaya.

Pada kesempatan itu Khofifah juga menyatakan rencananya soal Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Malang Raya. Menurutnya, sudah ada satu bangunan yang cukup memadai.

Nantinya, Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Jatim akan dikhususkan bagi pasien Covid-19 dengan gejala klinis ringan atau untuk pasien berat yang sudah membaik. Juga PDP dan ODP.

Adapun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim menjadi 4.823 orang. Masih ada 2.265 orang berstatus dalam pengawasan, 2.103 orang selesai diawasi, dan 454 pasien meninggal.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) di Jatim saat ini menjadi 22.613 orang. Masih ada 4.159 orang yang dipantau, 18.369 selesai pemantauan, dan 85 orang meninggal.(den/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Jalan Rusak Wiyung Pratama

Truk Tabrak Tiang

Jalan Retak di Tol

Bolong Sana Sini di Gadung Wage Sidoarjo

Surabaya
Rabu, 27 Januari 2021
25o
Kurs