Rabu, 25 November 2020

Melbourne Dibuka Kembali Setelah Berbulan-bulan Lockdown

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Sejumlah murid mulai masuk sekolah hari pertama secara tatap muka setelah beberapa waktu belajar secara daring dari rumah untuk mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19) di Brisbane, Australia, Senin (11/5/2020). Foto: Antara/Reuters

Kota Melbourne di Australia pada Rabu dibuka kembali setelah pemberlakuan karantina wilayah (lockdown) yang ketat selama lebih dari tiga bulan akibat Covid-19.

Restoran-restoran dan kafe di Melbourne –kota yang ditinggali lima juta penduduk– mulai Rabu diizinkan untuk dibuka lagi.

Pembatasan pada acara kumpul-kumpul juga dilonggarkan, sehingga dua orang dewasa beserta para tanggungan mereka dari satu rumah boleh berkunjung ke rumah lain.

Melbourne, kota yang paling parah terkena dampak virus di Australia, diisolasi pada awal Juli setelah wabah gelombang kedua muncul hingga meningkatkan jumlah kasus harian menjadi lebih dari 700 pada awal Agustus.

Ibu kota Negara Bagian Victoria tersebut melaporkan dua kasus Covid-19 baru pada Rabu, setelah tidak ada infeksi dalam dua hari sebelumnya.

Victoria selama ini merupakan pusat penyebaran virus corona di Australia.

Hingga kini, Australia telah melaporkan lebih dari 27.500 infeksi virus corona jenis baru.

Jumlah itu jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah kasus Covid-19 di banyak negara maju lainnya.

Victoria mencatatkan sedikitnya 90 persen dari 907 kematian yang terjadi di negara itu akibat Covid-19.

Negara bagian terpadat kedua di Australia itu melaporkan dua kematian dalam 24 jam terakhir.(ant/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Surabaya
Rabu, 25 November 2020
28o
Kurs