Sabtu, 13 Juli 2024

Presiden di Muktamar Parmusi: Pemerintah Prioritaskan Kesehatan Rakyat dan Keselamatan Umat

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden mengikuti Muktamar Parmusi secara virtual, Sabtu (26/9/2020). Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden mengajak semua pihak untuk terus bekerja keras dan tidak menyerah pada krisis yang terjadi akibat pandemi Covid-19.

Ajakan itu disampaikan Presiden pada acara Pembukaan Muktamar IV Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Tahun 2020 secara virtual melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2020).

“Dalam menghadapi ujian, kita tidak boleh menyerah. Kita harus terus berikhtiar dengan sekuat tenaga untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 dan sekaligus membantu saudara-saudara kita agar tidak semakin terpuruk karena kesulitan ekonomi,” ujarnya.

Dalam forum itu, Presiden kembali menegaskan pemerintah memprioritaskan kesehatan rakyat dan keselamatan umat. Mereka yang sehat harus terus dilindungi supaya tidak terpapar, dan mereka terpapar diupayakan untuk segera sembuh.

“Alhamdulillah, per tanggal 25 September angka kesembuhan kita 196 ribu dengan tingkat kesembuhan 73,5 persen. Ini semakin meningkat dan akan terus kita tingkatkan. Angka kematian akan terus kita tekan. Jumlah kasus harian kita turunkan, terus kita tekan agar kurvanya bisa melandai,” ungkapnya.

Untuk menghadapi persoalan yang terjadi sekarang, Presiden memandang perlunya kekompakan, tekad, dan semangat seluruh pihak, bukan hanya pemerintah sendiri.

Secara khusus, Jokowi berharap kader Parmusi di seluruh penjuru Tanah Air bersama-sama dengan seluruh elemen bangsa yang lain dapat turut menjaga umat.

“Besar harapan saya, seluruh kader Parmusi di seluruh penjuru Tanah Air bergandengan tangan dengan seluruh elemen bangsa yang lain menjadi garda terdepan untuk menjaga diri sendiri, melindungi kesehatan umat dan keselamatan rakyat, bangsa, dan negara sehingga kita bisa segera pulih dan bangkit kembali,” paparnya.

Dalam mencegah penyebaran Covid-19, Presiden menjelaskan tidak ada jalan lain kecuali dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Disiplin menjalankan kebiasaan-kebiasaan baru yang aman dari Covid-19 perlu dilakukan baik ketika berada di dalam rumah, di lingkungan keluarga, mau pun di luar rumah.

“Saya mengajak untuk bersama-sama menjaga pola hidup bersih dan sehat sebagaimana diajarkan Islam. Mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan sering-sering mencuci tangan, menjaga wudu, menghindari kerumunan, termasuk tidak menyelenggarakan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, termasuk melaksanakan Muktamar secara virtual,” paparnya.

Sekadar diketahui, Muktamar IV Parmusi mengangkat tema “Memperkokoh Connecting Moslem melalui Gerakan Dakwah ‘Desa Madani PARMUSI’ untuk Indonesia Maju”.

Muktamar dilakukan secara virtual diikuti Pimpinan Pusat Parmusi dari Jakarta dan peserta di berbagai wilayah di Indonesia dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.(rid/tin)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Sabtu, 13 Juli 2024
23o
Kurs