Kamis, 26 Mei 2022

Ribuan Orang Berunjuk Rasa Jadi Demonstrasi Black Lives Matter Terbesar di Seattle

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Pengunjuk rasa berkumpul di depan Pusat Peradilan Multnomah untuk melakukan protes atas ketidakadilan rasial dan kekerasan polisi di pusat kota Portland, Oregon, Amerika Serikat, Sabtu (25/7/2020). Foto: Reuters/Caitlin Ochs

Ribuan orang, Sabtu (25/7/2020), turun ke jalan di Seattle mengikuti demonstrasi Black Lives Matter. Demonstrasi ini sekaligus menjadi yang terbesar dalam beberapa pekan terakhir.

Sejumlah pemrotes membakar area pembangunan, yang akan dijadikan fasilitas rumah tahanan dan pengadilan anak di bawah umur di King County. Namun kepolisian mengatakan bahwa para petugas menggunakan senjata-senjata tak mematikan untuk membubarkan kerumunan.

Kepolisian Seattle mengatakan di Twitter bahwa mereka berupaya membuka akses bagi pemadam kebakaran kota ke titik kebakaran, yang dikatakan dimulai oleh sekitar 12 orang dari kelompok besar para pendemo.

Dikutip Reuters yang dilansir Antara, hingga pukul 20.00 waktu setempat, polisi mengatakan 25 orang telah ditangkap di kota yang terletak di Negara Bagian Washington itu. Satu petugas dilarikan ke rumah sakit dengan cedera di kaki akibat sebuah ledakan.

Donald Trump Presiden mengatakan pada Kamis (23/7/2020) bahwa ia telah mengerahkan lebih banyak polisi federal ke Seattle. Pengumuman soal pengerahan itu membuat pejabat-pejabat setempat murka dan memicu kemarahan para pemrotes.

“Kami melihat apa yang terjadi di Portland dan kami ingin memastikan bahwa kami berdiri dalam solidaritas bersama para ibu lainnya di kota kami,” kata Lhorna Murray, yang hadir mewakili Wall of Moms Seattle yang baru terbentuk.

Mereka meniru taktik yang dilakukan oleh para pemrotes di Portland. Di kota itu, ibu-ibu memakai baju berwarna kuning dan membentuk tameng manusia antara para pedemo dan otoritas keamanan.

Taktik kasar para petugas federal di Portland telah memancing kemarahan pemimpin-pemimpin lokal dan Demokrat di Kongres, yang mengatakan para petugas itu menggunakan kekuatan yang berlebihan. Mereka juga mengeluhkan tindakan berlebihan yang dilancarkan pemerintahan Trump.

Jaksa AS untuk Distrik Barat Washington, Brian Moran, mengatakan dalam ernyataan pada Jumat bahwa agen-agen federal disiagakan di Seattle untuk melindungi gedung-gedung federal dan pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan di sana.

Pemeirntah Trump juga telah mengerahkan polisi federal ke Chicago, Kansas City dan Alburquerque, New Mexico, tanpa mengindahkan keberatan dari para wali kota.(ant/tin)

Berita Terkait

Surabaya
Kamis, 26 Mei 2022
26o
Kurs