Rabu, 8 Juli 2026

Saksi Kasus Perobohan Rumdin Bea Cukai Sebut Ada Bukti Pembelian Aset dari Yayasan Sosial

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Murnita Triwidayaning terdakwa kasus perobohan rumah dinas bea cukai saat menjalani persidangan, Rabu (8/7/2026). Foto: Akira suarasurabaya.net

Dalam sidang kasus perobohan rumah dinas Bea Cukai di Jalan Asemrowo Kali, saksi a de charge didatangkan untuk meringankan dakwaan terhadap Murnita Triwidayaning, Rabu (1/7/2026), di Ruang Garuda 2, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur.

Kepada Nur Cholis yang bertindak sebagai Hakim Ketua, saksi Yenny mengaku bahwa dia tidak tahu kalau rumah yang dirobohkan Murnita adalah milik Bea Cukai.

“Karena selain di area perumahan itu tidak ada papan penanda seperti di rumah dinas pada umumnya, saya tahu kalau Murnita telah membeli rumah itu dari Darto, pemilik yayasan pembangunan sosial di Surabaya,” katanya dalam persidangan.

BACA JUGA: Jaksa Beberkan Kronologi Perempuan Robohkan Rumah Dinas Bea Cukai di Surabaya Pakai Ekskavator

Sepanjang yang diketahui Yenny, rumah itu dibeli Murnita ada 2022 lalu seharga Rp500 juta dengan cara dicicil. Pembayaran pertama Rp200 juta, kemudian selanjutnya Rp300 juta.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 8 Juli 2026
26o
Kurs