Minggu, 3 Maret 2024

Unitomo dan BSN Sosialisasikan Sistem Manajemen PT Berbasis SNI

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Sistem manajemen perguruan tinggi dengan SNI dikupas dalam webinar yang digelar Unitomo bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN). Foto: Humas Unitomo

Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) bersinergi dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jatim dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) mengadakan Webinar Nasional melalui Zoom Meeting, Rabu (3/6/2020).

Dengan memilih tema Penerapan Sistem Manajemen Pendidikan Tinggi Berbasis SNI ISO 21001:2018, kegiatan ini diikuti sekitar 300 partisipan dan menghadirkan Widyo Winarso, Sekretaris LLDIKTI Wilayah VII Jatim bersama Puji Winarni, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BSN serta Muhammad Rosiawan, Doktor Bidang Sistem Mutu & Manufaktur dan Meithiana Indrasari, Wakil Rektor Unitomo sebagai narasumber.

Widyo Winarso, Sekretaris LLDIKTI pada paparannya menekankan agar BSN melakukan langkah konkret untuk penerapan sistem manajemen pendidikan tinggi. “Dengan mengacu pada persyaratan yang ada pada SNI ISO 21001:2018, harapannya mampu membuat pendidikan menjadi lebih berkualitas,” ujar Widyo Winarso.

Sedangkan Puji Winarni, Plt Kepala BSN menyampaikan bahwa penerapan SNI ISO 21001:2018 akan membuat kualitas pendidikan menjadi lebih bagus. “Karena standar yang digunakan sudah sama dengan standar internasional, yang bisa digunakan lulusan untuk bersaing secara internasional,” terang Puji Winarni.

Muhammad Rosiawan Doktor Bidang Sistem Mutu & Manufaktur menambahkan bahwa sistem manajemen pendidikan tinggi berbasis SNI ISO 21001:2018 ini bisa diakses oleh siapapun, sehingga membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk lebih berkualitas. “Harapannya, dengan menerapkan sistem ini, banyak perguruan tinggi berkompetensi unggul dan mencetak lulusan berkompeten,” pungkas Rosiawan, menutup webinar, Rabu (3/6/2020).

Sementara itu, membuka webinar, Bachrul Amiq Rektor Universitas dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini peserta diharapkan mendapatkan referensi ter-update mengenai instrumen-instrumen dari BSN berbasis SNI ISO 21001:2018.

“Mari kita tingkatkan jalinan kerja sama dengan perguruan tinggi lain, agar kita bisa sama-sama menjadi perguruan tinggi unggul dengan mutu berkualitas,” kata Bachrul Amiq.(tok/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Minggu, 3 Maret 2024
28o
Kurs