Selasa, 20 April 2021

Gandeng BNPB, LPPM Unitomo Siapkan Relawan Informasi di Pandemi Covid-19

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Pembekalan relawan informasi Covid-19, LPPM Unitomo gandeng BNPB. Foto: Humas Unitomo

LPPM Unitomo gandeng BNPB siapkan relawan informasi Covid-19, meskipun dilakukan di rumah saja, sebagai bentuk pengabdian masyarakat dan KKN.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) bersama Pusat Studi Bencana & Lingkungan (PSBL) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) gelar pembekalan gelombang I Kuliah Kerja Nyata Tematik Pengurangan Risiko Bencana Covid-19 (KKN Tematik PRB) secara daring.

Fadjar Kurnia Hartati Ketua LPPM Universitas dr. Soetomo (Unitomo) menyampaikan pembekalan gelombang II dijadwalkan dilaksanakan Minggu (17/5/2020) mendatang. “Keseluruhan peserta KKN kami bagi dalam 53 kelompok, dan pembekalannya kami bagi menjadi 2 gelombang,” terang Fadjar Kurnia Hartati.

Kegiatan pembekalan yang melibatkan peserta KKN dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ini menerima arahan teknis dari Hendro Wardhono, Ketua PSBL (Pusat Studi Bencana & Lingkungan) Unitomo.

“Melalui pembekalan ini kami bersama PSBL Unitomo menjelaskan teknis pelaksanaan KKN Tematik PRB Covid-19, yang bertujuan memberi kontribusi kepada pemerintah dalam hal self assesment, sebagaimana arahan dari Lilik Kurniawan, Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB Pusat yang disampaikan pada kuliah umum bulan lalu,” terang Doktor Bidang Ketahanan Pangan ini

Fadjar menambahkan, setiap mahasiswa peserta KKN memiliki kewajiban membuat pelaporan hasil kinerjanya sebagai relawan non medis dalam memutus mata rantai Covid-19 pada masing-masing ketua kelompok yang telah dibentuk.

Fadjar memastikan peserta KKN tahun ini melakukan pengabdian di rumah saja, melalui aplikasi rekomendasi langsung dari BNPB yaitu INARISK.

“Pihak LPPM telah sepakat bekerja sama dengan BPNB sebagai gugus tugas Covid-19 untuk melakukan kegiatan KKN tematik PRB sebagai relawan informasi bagi pemerintah, tentu dengan tetap mengemban tiga tugas pokok yakni edukasi, sosialisasi, dan mitigasi, yang keseluruhannya bisa dilakukan di rumah saja. Ini pertama kali kami lakukan di Unitomo,” tambah Fadjar.

Sementara itu ditambahkan Hendro Wardhono, Ketua PSBL Unitomo bahwa kegiatan KKN Tematik PRB Covid-19 sangat membantu pemerintah dalam memberikan data.

“Nantinya data-data mahasiswa akan mengarah pada dasawisma dalam self assessment tersebut, jadi jika satu mahasiswa memeroleh 10 dta keluarga, maka setidaknya kita memiliki 500 mahasiswa peserta KKN yang akan mendapatkan 5000 data keluarga di berbagai daerah asal mahasiswa tersebut,” papar Hendro, Senin (11/5/2020).

Kepada peserta KKN, Hendro mengingatkan agar sebisa mungkin jangan mendahulukan pendataan ke orang-orang di luar keluarga.

“Utamakan pengumpulan data di lingkungan keluarga, bisa keluarga tante kita atau om kita. Dimana kita bisa menjalin informasi dengan keluarga melalui media sosial seperti WhatsApp, sehingga kita tetap mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap di rumah saja selama masa pandemi, namun melakukan kegiatan pengabdian yang dampaknya luar biasa bagi masyarakat,” kata Hendro.(tok/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Selasa, 20 April 2021
31o
Kurs