Jumat, 9 Desember 2022

Ketinggian Banjir Bandarkedungmulyo 2,5 Meter, BPBD Jatim Kirim Tiga TRC

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Kondisi banjir di Dusun Prayungan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jumat (5/2/2021). Foto: Istimewa

Sampai Jumat (5/2/2021) petang pukul 18.00 WIB ketinggian banjir luapan Sungai Besuk di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang yang jebol, tercatat mencapai 250 sentimeter.

Berdasarkan laporan BPBD Jatim, banjir dengan ketinggian 70 sentimeter menggenangi Jalan Nasional Jombang-Madiun sepanjang 300 meter di kawasan Bandarkedungmulyo.

Satriyo Nurseno Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jatim menyebutkan, selain jalan nasional, banjir itu berdampak lebih besar pada Dusun Manisrenggo, Desa Gondangmanis, Bandarkedungmulyo.

Ada 265 unit rumah di desa berpenduduk 998 jiwa itu terdampak banjir dengan ketinggian antara 50-100 sentimeter. Tidak hanya Dusun Manisrenggo, sejumlah dusun lain di desa itu juga terdampak.

Antara lain Dusun Prayungan yang terdapat 152 unit rumah berpenduduk 716 jiwa. Ketinggian air di dusun ini tercatat mencapai 50-250 sentimeter.

Lalu di Dusun Kandangan, 749 jiwa penduduk yang tinggal di 198 unit rumah berpotensi terdampak banjir dengan ketinggian 30-70 sentimeter.

Sedangkan di Dusun Gondangmanis yang berpenduduk 500 jiwa yang tinggal di 150 unit rumah berpotensi terdampak banjir dengan ketinggian mencapai 20-50 sentimeter.

Satriyo memastikan, sejauh ini Tim Reaksi Cepat BPBD Jatim yang sudah berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah setempat tidak menemukan adanya korban jiwa akibat banjir luapan sungai ini.

“Tadi sore kami sudah kirim satu TRC. Ini tadi (Jumat malam) kami kirim lagi dua TRC. Jadi ada tiga TRC yang membawa serta dua perahu LCR dan satu perahu karet biasa,” ujarnya.

Dia pastikan, TRC segera melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir yang masih terjebak di dalam rumah karena ketinggian air yang cukup dalam. Terutama di Dusun Manisrenggo dan Prayungan.

BPBD Jatim sementara ini mendata, banjir telah menggenangi 765 unit rumah dan berdampak pada 2.963 jiwa. Serta menggenangi Jalan Nasional Jombang-Madiun.

Adapun total warga yang mengungsi akibat terdampak banjir luapan Sungai Besuk mencapai 513 orang. Mereka mengungsi di Balai Desa dan Madrasah Ibtidaiyah Al-Hikmah Desa Gondangmanis.

BPBD Jatim telah mengirimkan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi. Terutama kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, terutama untuk suplai makanan.

Rekomendasi lainnya antara lain menyediakan perahu karet untuk evakuasi, pompa penyedot air untuk membuang air ke Sungai Konto, dan percepatan penutupan tanggul yang jebol.

“Kami juga sudah merekomendasikan pengiriman bantuan perlengkapannya tidur di pengungsian dan pendirian posko kesehatan. Hari ini kami (BPBD Jatim) sudah mengirim sejumlah logistik,” ujar Satriyo.

BPBD Jatim telah menyertakan sejumlah 120 paket lauk pauk, 120 paket tambah gizi, juga 20 unit jumbo bag, serta 500 lembar glangsing bersama sejumlah TRC yang berangkat ke lokasi bencana.(den/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Jumat, 9 Desember 2022
30o
Kurs