Rabu, 8 Desember 2021

Seizin Dewan Pers, Unitomo Siap Uji Kompetensi Wartawan

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Bahrul Amiq Rektor Unitomo (baju batik biru) mendampingi M. Nuh Ketua Dewan Pers di kampus Unitomo. Foto: Humas Unitomo

Prof. Dr. Muhammad Nuh, DEA., Ketua Dewan Pers, Senin (8/3/2021) memimpin langsung verifikasi faktual kesiapan Universitas dr. Soetomo (Unitomo) yang memiliki Lembaga Penguji Standar Kompetensi Wartawan (SKW), didampingi Dr. Agus Sudibyo Komisioner Dewan Pers, di kampus Unitomo, Surabaya.

Dengan pelaksanaan verifikasi secara faktual yang dilakukan oleh Dewan Pers tersebut, maka Unitomo Surabaya menjadi perguruan tinggi yang pertama kali memiliki Lembaga Penguji Standar Kompetensi Wartawan (SKW) di Jawa Timur.

Ditemui seusai verfikasi, M. Nuh menyampaikan bahwa kompetensi wartawan merupakan satu di antara pilar yang dibutuhkan untuk meraih kemerdekaan pers, selain adanya perlindungan dan kesejahteraan bagi para wartawan. “Karena itulah, maka wartawan harus punya standar kompetensi yang jelas, dna tidak asal-asalan saja,” terang M. Nuh yang juga Menristekdikti di era kepemimpinan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono ini.

Kemampuan Dewan Pers untuk melakukan standarisasi dan uji kompetensi terhadap seluruh wartawan di Indonesia, kata M. Nuh sangat terbatas, sehingga perlu menggandeng pihak-pihak yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan uji kompetensi itu. “Dan Unitomo, sudah kami verifikasi, memenuhi semua syarat yang diperlukan untuk pelaksanaan uji kompetensi wartawan tersebut,” tambah M. Nuh.

Sesuai SK Dewan Pers No. 05/SK-DP/I/2011 tentang Kriteria dan Tata Cara menetapkan Perguruan Tinggi (PT) sebagai Lembaga Penguji Standar Kompetensi Wartawan, maka untuk bisa mendirikan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan sebuah Perguruan Tinggi harus sudah berdiri sekurang-kurangnya 20 tahun, memiliki program studi Jurnalistik minimal 10 tahun, serta memiliki dosen dari kalangan praktisi jurnalistik minimal 5 orang.

Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Unitomo sendiri saat ini diketuai Drs. Eko Pamuji, MSi, yang selain menjadi dosen tetap di Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), sehari-hari juga menjabat sebagai Sekretaris Umum PWI Jatim dan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jatim.

Selain beberapa dosen internal Fikom, Eko juga dibantu beberapa dosen dari kalangan praktisi seperti Mahmud Suherrmono (JTV), Achmad Wilyanto (MNC Group), Syaiful Anam (Jatim Pos), dan Kanti Wiyoto (Suara Media News).

“Instrumen mata uji untuk beberapa kompetensi saat ini sudah kami godok, tinggal menyempurnakan saja. Semoga bisa rampung dalam waktu derkat ini,” kata Eko Pamuji, Senin (8/3/2021).(tok/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Rabu, 8 Desember 2021
24o
Kurs