Rabu, 25 Mei 2022

Wapres: Vaksinasi Anak 12-17 Tahun Tepat Karena Mortalitas Tinggi

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
ma'ruf-amin Ma’ruf Amin Wakil Presiden. Foto: dok. suarasurabaya.net

Ma’ruf Amin Wakil Presiden RI mengatakan, keputusan pemerintah memberikan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun sudah tepat karena angka rata-rata kematian atau mortalitas masyarakat kategori tersebut (anak-anak dan remaja) cukup tinggi.

Wapres menyatakan itu di acara Hari Keluarga Nasional Ke-28 2021 dan Launching Vaksinasi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Anak 12-18 tahun secara virtual, Selasa (29/6/2021).

“Saya menyambut baik program vaksinasi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12-17 tahun. Keputusan ini sangat tepat mengingat mortalitas penderita Covid-19 pada usia 10-18 tahun cukup tinggi, yaitu 30 persen,” kata Wapres di acara uyang digelar BKKBN.

Wapres meminta BKKBN sebagai lembaga yang berurusan dengan pembinaan keluarga dapat menyosialisasikan kepada masyarakat soal vaksinasi Covid-19 untuk anak.

“Peran BKKBN sebagai lembaga yang sangat dekat dengan pembinaan keluarga sangat tepat untuk menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan vaksinasi yang menyasar anggota keluarga inti, termasuk anak dan ibu yang sedang hamil,” jelas Wapres, seperti dilaporkan Antara.

Wapres mengapresiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sehingga anak-anak di Indonesia berhak mendapatkan vaksin Covid-19.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan kepada BPOM dengan dukungan IDAI yang dalam waktu singkat telah mengeluarkan rekomendasi pemakaian vaksin produksi Bio Farma untuk digunakan pada anak usia 12-17 tahun,” katanya.

BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorisation (EUA) bagi vaksin buatan Sinovac untuk diberikan kepada warga berusia 12-17 tahun.

Sebelumnya, Joko Widodo Presiden mengatakan vaksinasi Covid-19 kepada anak usia 12-17 tahun dapat segera dilaksanakan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah mengeluarkan izin penggunaan darurat (emergency use of authorisation) vaksin buatan Sinovac untuk diberikan kepada warga berusia 12-17 tahun.

“Kita bersyukur BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau EUA untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak 12-17 tahun, sehingga vaksin untuk anak-anak usia tersebut segera dimulai,” kata Presiden dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/6).(ant/iss/den)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 25 Mei 2022
30o
Kurs