Rabu, 17 Agustus 2022

Dinas Sosial Surabaya Akan Bangun Satu Lagi Griya Werdha untuk Tampung Lansia

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Armuji Wakil Wali Kota Surabaya saat berbincang dengan para lansia di UPTD Griya Werdha, Jumat (5/11/2021). Foto: Dok/ Bangga Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sosial berencana akan menambah satu lagi UPTD Griya Werdha (panti jompo) untuk menampung Lansia di Kota Pahlawan. Griya Werdha tersebut rencananya akan didirikan di Kelurahan Sonokwijenan, Sukomanunggal, Surabaya.

Hal tersebut disampaikan Anna Fajriatin Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Surabaya, pada Radio Suara Surabaya, Sabtu (25/6/2022) malam. Pembangunan dikarenakan Griya Werdha lama yang ada di Kecamatan Jambangan sudah overload.

“Saat ini yang dibawahi Pemerintah Kota Surabaya hanya ada satu itu di Jambangan. Kapasitasnya harusnya hanya bisa menampung 160 lansia, tapi sekarang sudah ada 184 lansia,” paparnya.

Terkait kapasitas Griya Werdha yang baru, Kadinsos menyebut jika nantinya akan memiliki daya tampung lebih besar, yakni 250 lansia. Selain itu, lanjut Anna, di masing-masing Griya Werdha akan ada petugas, dokter dan perawat yang berjaga dan merawat lansia selama 24 jam.

“Terdapat beberapa kategori lansia yang ditampung, kalau yang sudah sakit-sakitan itu yang paling sering dapat perawatan. Tapi ada juga kategori lansia mandiri yang justru kadang ikut membantu perawat menangani sesama lansia lainnya,” jelasnya.

sementara itu dari 184 lansia yang dirawat, kata Anna, mayoritas didominasi oleh wanita yang berstatus sebatang kara. Sejauh ini, kebanyakan lansia yang dirawat di Griya Werdha diantar oleh perangkat RT/RW masing-masing kelurahan di Surabaya.

“Ada juga yang ditemukan terlantar di pinggir jalan oleh petugas Satpol PP saat sedang patroli. Tapi kita lihat dulu, kalau saat ditelusuri ternyata dari luar Surabaya, kita serahkan ke daerah asalnya,” terangnya.

Beberapa waktu lalu, Dinsos Kota Surabaya sempat mengembalikan beberapa lansia ke keluarga asalnya setelah selesai dirawat. Hasilnya, beberapa ada yang kembali untuk berkunjung kembali untuk menengok teman-temannya.

“Sebelum dikembalikan ke anak-anaknya, kita selalu cek terlebih dahulu ke keluarga asalnya. Mohon maaf, kalau ternyata tidak memungkinkan karena bisa menjadi beban tidak kami paksakan, karena takutnya lari lagi,” ungkapnya.

Anna Fajriatin menegaskan, jika para lansia yang dirawat di Griya Werdha selama ini sudah diperlakukan para petugas layaknya orang tua sendiri.

“Kita ajak untuk aktivitas yang menyehatkan dan kita bantu untuk melaksanakan ibadah. Bahkan kita sampai ajak berlibur agar mereka tidak bosan dan bersemangat,” pungkasnya. (bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Rabu, 17 Agustus 2022
27o
Kurs