Kamis, 7 Juli 2022

Embarkasi Surabaya akan Berangkatkan 17 Ribuan Calon Jemaah Haji Tahun Ini

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur bersama dengan perwakilan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Surabaya yang baru saja dikukuhkan , Rabu (25/5/2022) Foto: Retha suarasurabaya.net

Musim Haji tahun ini, Provinsi Jawa Timur (Jatim) akan memberangkatkan lebih 17 ribu Calon Jemaah Haji (CJH).

Husnul Maram Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jatim mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari 16.967 yang ada di Jatim. Kemudian, ditambah 152 petugas kloter.

“Ditambah 318 jemaah dari Bali. Lalu NTT ada 291 jemaah dan dari Palembang ada 119 peserta. Sebelumnya, Palembang berangkat di embarkasi sendiri. Tapi karena jumlahnya tidak banyak jadi ikut embarkasi Surabaya,” ujarnya kepada suarasurabaya.net, di sela acara pengukuhan Petugas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, di Asrama Haji Surabaya, Rabu (25/5/2022) malam.

Dalam sambutannya, Husnul Maram menyebut kloter pertama keberangkatan awal Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya akan diberangkatkan tanggal 4 Juni 2022.

“Kloter pertama yaitu jemaah dari Kabupaten Tuban, akan masuk Asrama Haji mulai 3 Juni. Lalu langsung terbang ke Arab Saudi keesokan harinya tanggal 4 Juni. Untuk bimbingan manasik jemaah calon haji dilakukan sebanyak enam kali. Dua kali di tingkat kabupaten/kota dan empat kali di tingkat kecamatan,” paparnya.

Sedangkan untuk kloter terakhir, kata Husnul, akan diberangkatkan tanggal 2 Juli 2022.

“Untuk Wukuf di Arafah pada hari Jumat, akan dilangsungkan pada 8 Juli 2022. Sedangkan untuk kedatangan awal jemaah haji ke Tanah Air nanti akan berlangsung mulai 15 Juli 2022, dan kloter terakhir tanggal 14 Agustus 2022,” terangnya.

Dia menambahkan, pengurusan paspor sudah beres seratus persen sedari dua tahun yang lalu. Sedangkan, visa masih dalam proses.

“Pengurusan visa masih dalam proses. Kloter awal kami dahulukan supaya segera diterbitkan pihak Saudi Arabia untuk mendapatkan visa itu. InsyaAllah dalam waktu kurang dari satu minggu ke depan sudah selesai,” jelasnya.

Sementara itu, sebanyak 23 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya sudah dikukuhkan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim yang hadir dalam acara tersebut.

23 PPIH tersebut berasal dari lintas sektor, mulai dari Pemprov Jatim, Dinkes Jatim, Polrestabes, UPT Asrama haji, Kantor Otoritas Bandara Juanda, Angkasa Pura I Bandara Juanda dan lain sebagainya.

“Pengukuhan petugas Ibadah haji dari lintas sektor diharapkan bisa mewujudkan keterpaduan untuk memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji yang berangkat dari Surabaya,” ucap Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jatim mengimbau seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) melengkapi semua kebutuhan jemaah haji.

“Karena ada cuaca yang cukup berbeda dengan Tanah Air. Hal-hal yang menjadi kelengkapan dan kebutuhan mereka harus didetailkan oleh seluruh tim KBIHU,” imbaunya.

Selain itu, Khofifah juga mengingatkan petugas haji ikut membantu mengontrol dan memastikan seluruh jemaah haji yang mengikuti manasik secara virtual betul-betul sudah paham.

Lalu, mantan Menteri Sosial tersebut juga meminta jemaah melakukan persiapan seusai kebutuhan masing-masing, seperti membawa vitamin dan obat-obatan pribadi. (tha/bil/rid)

Berita Terkait

Surabaya
Kamis, 7 Juli 2022
27o
Kurs