Rabu, 10 Agustus 2022

Menkeu: Pemerintah Siapkan Dana Abadi Pendidikan Senilai Rp99,1 Triliun

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan. Foto: Kemenkeu

Sri Mulyani Indarwati Menteri Keuangan (Menkeu) menyampaikan jika pemerintah Indonesia memiliki perhatian khusus dalam bidang pendidikan.

Visi itu tercermin dari alokasi anggaran khusus untuk perguruan tinggi dalam bentuk dana abadi yang masuk dalam pos dana abadi bidang pendidikan yang mencapai Rp99,1 triliun.

Dana abadi bidang pendidikan sendiri sudah disiapkan pemerintah sejak tahun 2010 hingga 2021. Yang meliputi dana abadi penelitian Rp7,99 triliun, dana abadi kebudayaan Rp3 triliun, dan dana abadi perguruan tinggi Rp7 triliun.

Sri Mulyani kembali melanjutkan, bahwa Joko Widodo Presiden sangat mengutamakan kualitas pendidikan di Indonesia karena sejalan dengan penciptaan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik.

“Presiden sangat concern (peduli) dengan kualitas dan aktivitas perguruan tinggi. Jokowi benar-benar memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas SDM,” kata Sri mulyani saat Peluncuran Merdeka Belajar Episode 21 di Jakarta, Senin (27/6/2022) melansir Antara.

Sementara itu, khusus dana abadi perguruan tinggi baru mulai dibentuk sekitar tahun 2020 yang dialokasikan untuk mendukung perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang masuk peringkat terbaik dunia.

Sri Mulyani bercerita terbentuknya dana abadi perguruan tinggi bermula dari janji Presiden saat kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang ingin meningkatkan kualitas perguruan tinggi di Indonesia.

Kata Menkeu, Jokowi ingin supaya perguruan tinggi di Indonesia memiliki kemandirian dari sisi finansial yang juga merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadi universitas kelas dunia.

“Bagaimana caranya mendukung? Beliau menjanjikan dalam kampanye yaitu ingin memberikan dana abadi pendidikan perguruan tinggi,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengaku saat itu dirinya masih belum mengetahui cara atau skema menggunakan dana abadi perguruan tinggi dan pihak yang akan mendapat dana abadi ini.

Meski demikian, jabatan sebagai Menteri Keuangan menuntut wanita asal Semarang itu agar mampu merealisasikan janji kampanye terkait dana abadi pendidikan tersebut hingga akhirnya dianggarkan sebesar Rp7 triliun.

Tak hanya itu dia bahkan sebenarnya berencana untuk menambah anggaran dana abadi perguruan tinggi tahun ini namun peraturan presiden (perpres) belum keluar saat postur RAPBN 2022 telah diputuskan pada Oktober 2021.

“Belum ada landasan hukum, Saya belum berani mengalokasikan lebih,” tegas Sri Mulyani.(ant/wld/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Kecelakaan Truk Terguling di KM 750 Tol Waru

Surabaya
Rabu, 10 Agustus 2022
25o
Kurs