Rabu, 1 Februari 2023

Pengamat: Intelijen Indonesia Bekerja Maksimal Mengamankan KTT G20

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ilustrasi KTT G20 Bali. Foto: Grafis suarasurabaya.net

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, tanggal 15-16 November 2022.

Joko Widodo Presiden RI dan para pemimpin negara G20 akan berkumpul untuk mencari solusi berbagai persoalan dunia.

Supaya event internasional itu berjalan lancar sesuai rencana, aparat keamanan gabungan sudah menyiapkan berbagai strategi.

Ridlwan Habib pengamat militer dan intelijen menilai, persiapan keamanan KTT G20 sudah maksimal. Termasuk juga dukungan dari komunitas intelijen.

“Aparat keamanan dan intelijen Indonesia sudah bekerja keras sejak berbulan-bulan lalu menyiapkan event ini, sudah total all out, ” ujar Ridlwan lewat pesan tertulis yang diterima suarasurabaya.net, Minggu (13/ 11/ 2022)

Direktur The Indonesia Intelligence Institute itu menjelaskan, kegiatan persiapan intelijen terdiri dari penyelidikan, penggalangan dan pengamanan.

“Tentu tiga kegiatan itu tertutup dan tidak bisa diuraikan secara terbuka. Tapi, prinsipnya adalah memastikan KTT G20 aman, lancar dan megah,” imbuhnya.

Alumni S2 Kajian Strategi Intelijen UI tersebut menilai, kekhawatiran pihak Rusia terhadap keamanan Presiden Putin berlebihan.

“Mereka mungkin paranoid karena memang sedang dalam situasi perang dengan Ukraina. Padahal, situasinya sangat aman. Buktinya, Joe Biden dan Xi Jinping siap hadir fisik,” ujar Ridlwan.

Intelijen Amerika dan Intelijen Tiongkok tentu sudah melakukan intelligence assesment terhadap situasi Bali sebelum presiden mereka datang.

“Itu artinya, Bali aman. CIA maupun MSS Tiongkok mengkonfirmasi dengan memberikan rekomendasi kepada Presiden Biden dan Xi Jinping untuk datang,” katanya.

Lebih lanjut, Ridlwan menilai persiapan intelijen Indonesia sudah 100 persen.

“Tentu komunitas intelijen ada di BIN, Pak Budi Gunawan Kepala BIN tentu bekerja keras meski senyap, kerja intelijen memang harus senyap, tapi sukses,” tegasnya.

Dia bilang, KTT G-20 di Bali menjadi ajang pembuktian pada dunia internasional bahwa Indonesia mampu sejajar dengan negara-negara besar dunia.

“Presiden Jokowi mampu menjadi role model pemimpin yang berhasil di tengah krisis global. Event KTT G20 akan jadi salah satu pencapaian bersejarah Indonesia selama puluhan dekade,” tandasnya.

Seperti diketahui, KTT G20 di Bali mengusung tema Recover Together, Recover Stronger. Dengan tema itu, Indonesia mengajak seluruh negara bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan pascapandemi Covid-19.

Tiga isu utama yang diangkat Indonesia selaku Presidensi G20 adalah energi terbarukan, kesehatan, dan dunia digital.(rid)

Berita Terkait