Jumat, 30 September 2022

Presiden Dorong Percepatan Vaksinasi untuk Mengendalikan Penyebaran Omicron

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Joko Widodo Presiden RI pada Kamis (17/2/2022), di sela acara memantau pelaksanaan vaksinasi serentak di 12 provinsi secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden menegaskan percepatan vaksinasi dan kedisiplinan protokol kesehatan faktor penting untuk mengendalikan kasus Covid-19 akibat Virus Corona Varian Omicron di Tanah Air.

Maka dari itu, Presiden mengimbau masyarakat segera mengikuti program vaksinasi baik dua dosis primer mau pun dosis lanjutan (booster), dan tertib protokol kesehatan terutama memakai masker.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi, siang hari ini, Kamis (17/2/2022), di sela acara memantau pelaksanaan vaksinasi serentak di 12 provinsi secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Pertama vaksinasi, kecepatan vaksinasi baik itu vaksinasi suntikan yang kedua maupun untuk suntikan penguat atau booster. Yang kedua, kembali saya sampaikan kepada masyarakat mengenai pentingnya prokes utamanya pemakaian masker. Ini penting untuk diulang-ulang agar seluruh masyarakat taat pada protokol kesehatan,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, capaian vaksinasi di Provinsi Maluku Utara per 17 Februari 2022 mencapai 79 persen untuk dosis pertama dan 42 persen untuk dosis kedua.

Presiden pun mengajak para pihak untuk terus menggencarkan program vaksinasi di provinsi tersebut.

“Saya minta di Maluku Utara baik dosis pertama mau pun dosis kedua persentasenya dipercepat lagi dibantu oleh Kodam mau pun Polda agar digerakkan ke bawah sehingga persentasenya bisa meningkat lebih baik lagi,” kata Presiden.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga menyapa dan mengapresiasi salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah yaitu Kota Semarang yang capaian vaksinasinya sudah tinggi.

“Yang paling penting persentase untuk vaksinasinya sudah tinggi, kemudian prokesnya dijaga saya kira Insyaallah Jawa Tengah akan terjaga tidak naik terlalu tinggi,” ucap Jokowi.

Selanjutnya, Presiden menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak agar percepatan vaksinasi di Papua Barat dapat terus dikejar.

Menurut data per 17 Februari 2022, capaian vaksinasi di provinsi tersebut mencapai 58 persen untuk dosis pertama dan 39 persen untuk dosis kedua.

“Untuk Papua Barat agar betul-betul masyarakat semuanya diajak, libatkan tokoh-tokoh agama, sehingga memberikan pemahaman yang langsung kepada penduduk. Dan sekali lagi kerja sama antara pemerintah daerah dengan Polri dengan TNI dan jajaran Forkopimda yang lain saya kira bagus,” tutur Presiden

Dalam laporannya, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Kapolri menyampaikan kegiatan vaksinasi serentak sudah dilaksanakan sejak hari Rabu, 16 Februari 2022 dengan target sasaran secara nasional untuk hari pertama sebanyak 1.018.430 dosis, baik dosis pertama dan kedua maupun dosis ketiga.

Lalu, pelaksanaan vaksinasi hari kedua, dilaksanakan secara serentak di 5.086 titik.

Menurut Kapolri, sasaran vaksinasi hari ini sebanyak 1.100.656 dosis. Sasaran dosis pertama dan kedua sebanyak 836.045 orang dan sasaran dosis ketiga sebanyak 264.611 orang.

Vaksin yang dipakai antara lain AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Sinopharm, CoronaVac, Johnson & Johnson, atau Sinovac.

Vaksinator yang terlibat merupakan vaksinator dari Dinas Kesehatan, TNI dan juga Polri.

“Kegiatan kali ini melibatkan total 62.803 vaksinator yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Jenderal Polisi Listyo Sigit.(rid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Surabaya
Jumat, 30 September 2022
27o
Kurs