Kamis, 9 Februari 2023

Raih Penghargaan, Dispendukcapil Surabaya Segera Kembangkan Program Lontong Balap

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Agus Imam Sonhaji Kepala Dispensukcapil Surabaya saat menerima penghargaan Program Lontong Balap. Foto: Diskominfo Kota Surabaya

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya segera merancang pengembangan Program “Lananan Online One Gate System Bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Pengadilan Negeri” (Lontong Balap). Program itu berhasil mendapat penghargaan inovasi pelayanan publik.

Agus Imam Sonhaji Kadispendukcapil Kota Surabaya menjelaskan, Program Lontong Balap itu untuk memenuhi kebutuhan warga dalam permohonan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) yang membutuhkan penetapan Pengadilan Negeri (PN). Setidaknya, ada 14 jenis layanan adminduk yang bisa diakses warga melalui program tersebut.

“Sebanyak 14 jenis layanan seperti ganti nama, akta kematian bagi warga yang tidak punya dokumen kependudukan dan lainnya, cukup diajukan di kantor kelurahan saja. Selanjutnya dokumen permohonan akan terkirim ke PN dan ke Dispendukcapil dalam bentuk digital,” jelas Agus.

Usai seluruh dokumen diverifikasi dan dinyatakan lengkap sesuai persyaratan, Agus memastikan akan diagendakan sidang oleh Pengadilan Negeri (PN) di luar Gedung PN, tepatnya Siola atau pendopo kecamatan/kelurahan.

“Dulunya warga harus mengajukan sendiri-sendiri ke PN dan Dispendukcapil, tapi sekarang dengan sistem one gate system lewat kelurahan menjadi lebih ringkas dan cepat,” papar dia.

Selain dibuat untuk mempermudah warga, program tersebut memungkinkan masyarakat tidak perlu membayar biaya ke pihak-pihak yang tidak ada hubungan dengan pelayanan.

“Karena prosesnya cukup online dari kelurahan dan tidak ketemu dengan orang orang yang tidak perlu ditemui (calo),” imbuhnya.

Dia juga memastikan, pemkot akan terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga. Sebelumnya, Program Lontong Balap berhasil meraih apresiasi yang diberikan Pemprov Jawa Timur (Jatim), berupa penghargaan Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Pemprov Jatim 2022 dalam program Lontong Balap.

“Sejak pertama diluncurkan tahun lalu oleh Pak Wali Kota (Eri Cahyadi), melalui program Lontong Balap sudah sembilan kali dilakukan sidang oleh PN (Pengadilan Negeri) di tahun 2021 dan 18 kali sidang oleh PN di tahun 2022, dengan total peserta sidang yang dilayani sebanyak 446 perkara terkait kependudukan,” kata Agus Imam Sonhaji.

Akhir tahun 2022 ini, pihaknya sedang merancang pengembangan program Lontong Balap. “Ini diharapkan dapat semakin membuat nyaman warga yang membutuhkan layanan adminduk agar dapat diterapkan tahun depan 2023,” pungkasnya.

Diketahui, penghargaan itu diterima Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya dalam acara yang berlangsung di Alun-Alun Kireksogati Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Rabu (7/12/2022) lalu. (lta/bil/ipg)

Berita Terkait