Rabu, 6 Juli 2022

Wafatnya Buya Syafii Maarif, Nadiem: Indonesia Kehilangan Tokoh yang Berjasa dalam Penanaman Pancasila

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Buya Syafii Maarif mantan ketua pimpinan pusat Muhammadiyah. Foto: Dokumen suarasurabaya.net

Nadiem Anwar Makarim Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ahmad Syafii Maarif Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) atau dikenal sebagai Buya Syafii di Yogyakarta, pada Jumat (27/5/2022).

Nadiem mengatakan kepergian Ahmad Syafii Maarif merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.

“Keluarga besar Kemendikbudristek berbelasungkawa atas wafatnya Buya Syafii Maarif. Bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh bangsa yang sangat berjasa dalam penanaman nilai-nilai Pancasila melalui keteladanannya,” disampaikan Mendikbudristek dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net. 

Nadiem meyakini karakter Buya Syafii perlu diteladani generasi muda.

“Beliau dikenal sebagai ulama dan cendekiawan yang bijaksana dan sederhana serta konsisten dalam mengawal toleransi dan inklusi,” tuturnya.

Pesan Buya Syafii yang terus menerus didorong Kemendikbudristek adalah untuk membumikan Pancasila.

“Buya Syafii mengingatkan kita upaya untuk membumikan Pancasila sangat memerlukan gotong royong semua pihak, utamanya generasi muda,” kata Nadiem.

“Untuk itulah Kemendikbudristek menghadirkan Kurikulum Merdeka sehingga mata pelajaran Pendidikan Pancasila bisa dipelajari melalui praktik dan pembelajaran berbasis projek. Sehingga anak-anak kita dapat langsung mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila,” pungkas Mendikbudristek.(dfn)

Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 6 Juli 2022
27o
Kurs