Jumat, 26 April 2024

Warga Lidah Kulon Sangat Antusias Menggelar Kirab Budaya dan Sedekah Bumi

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Warga Lidah Kulon RT 4 RW 2 memakai kostum unik dalam rangka Sedekah Bumi, Minggu (7/8/2022). Foto: Redhita suarasurabaya.net

Antusiasme Warga Lidah Kulon RW 1 dan 2 dalam menggelar Kirab Budaya dan Sedekah Bumi terlihat dari pukul 05.00 WIB pagi. Puluhan orang mulai mempersiapkan berbagai perangkat dan perlengkapan jelang acara tersebut. Mereka berkumpul di Balai RW, bersiap mengikuti acara yang dimulai pukul 06.00 WIB.

Setiap warga dari masing-masing RT berupaya menampilkan kreativitas terbaiknya mulai dari kostum yang dipakai, hingga yel-yel khas.

Sorak semangat terdengar riuh di depan Balai RW tempat warga berkumpul dan saling beradul yel-yel. Diiringi sound system mereka beradu lantang menyanyikan yel-yel secara bergantian.

Lurah RW 1 Lidah Kulon diangkat saat pertunjukan Reog dalam acara Sedekah Bumi di Jalan Raya Lidah Wetan Surabaya, Minggu (7/8/2022). Foto: Redhita suarasurabaya.net

Sesi utama acara adalah adu cantik gunungan tumpeng yang terbuat dari buah-buahan, sayuran, dan palawija. Setiap RT merangkai tumpeng buah tersebut sekreatif mungkin dengan berbagai karakter sperti gorila, angsa, naga, dan tokoh Kerajaan Majapahit.

Sukasdi Ketua Panitia acara tersebut menyampaikan, Sedekah Bumi merupakan keinginan setiap warga. Oleh karena itu, warga Lidah Kulon mengadakan kegiatan tersebut setiap tahun dari tahun 2017.

“Total 12 RT yang sudah menyiapkan gunungan tumpeng dari buah akan mengelilingi kampung sambil memamerkan kostum mereka,” katanya saat ditemui di depan Balai RW, Minggu (7/8/2022).

Dia melanjutkan, gunungan tumpeng tersebut nantinya akan dilombakan dan dipamerkan di Kelurahan Lidah Kulon sesudah diarak dari Balai RW.

Sementara itu, Bambang Ketua RT 6 RW 2 menyajikan tumpeng buah dengan simbol Gorila. Dia mengibaratkan simbol tersebut sebagai pelindung dari hasil tani atau panen dari warga.

“King-kong (gorila) ini dikenal sebagai pelindung hutan dan sekaligus melindungi hasil panen dari para warga agar tidak dijarah pencuri, filosofinya seperti itu,” ucapnya.

Bambang Ketua RT 6 RW 2 saat berfoto bersama dengan tumpeng buah bermotif gorila buatan warganya, Minggu (7/8/2022). Foto: Wildan suarasurabaya.net

Untuk merangkai tumpeng buah motif gorila, Bambang bersama enam warganya mengerjakan selama kurang lebih tiga minggu. Sedangkan untuk memasang buah-buahannya dimulai dari jam 2 dini hari tadi.

Kata Bambang, Sedekah Bumi yang digelar warga Lidah Kulon setiap memasuki Bulan Suro dan Minggu Kliwon. Simbol-simbol yang digunakan warga pun terkait erat dengan Filosofi Jawa.

“Tahun sebelumnya saya menggunakan simbol Kereta Kencana Nyi Roro Kidul, dan Alhamdulillah juara. Pemilihan waktu Bulan Suro dan Minggu Kliwon juga sesuai arahan dari sesepuh kampung sini,” pungkasnya.(wld/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Jumat, 26 April 2024
26o
Kurs