Kamis, 18 April 2024

Merespons Dampak Bencana di Pamekasan, Pemprov Jatim Turun Tangan Ulurkan Bantuan

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Adhy Karyono Pj Gubernur Jawa Timur mendatangi lokasi rumah roboh di Pamekasan pada Sabtu (23/2/2024). Foto: Humas Pemprov Jatim

Adhy Karyono Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur (Jatim) meninjau dampak hujan lebat dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Pamekasan pada Sabtu (24/2/2024).

Hujan lebat dan angin kencang di Pamekasan terjadi pada Rabu (21/2/2024) sekitar pukul 13.45 WIB. Berdasarkan data BPBD Jatim per Kamis (22/2/2024) pukul 00.00 WIB, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Beberapa titik lokasi bencana antara lain di Kecamatan Pamekasan, Kecamatan Larangan, Kecamatan Kadur, Kecamatan Palengaan, dan Kecamatan Pegantenan.

Total bangunan terdampak meliputi enam unit kios, 122 unit rumah rusak ringan, empat unit kandang, empat pohon tumbang, dan lima fasilitas umum rusak.

Adhy Karyono mengunjungi rumah milik warga yang terdampak bencana. Ia juga meninjau Pondok Pesantren Ummul Quro As Syuyuti.

Di tempat ini kerusakan terjadi di kamar mandi santri, tempat parkir, dan spot budi daya ikan lele. Sementara, kerusakan lumayan parah terjadi di kantor sekolah yang menyebabkan alat-alat di dalamnya rusak.

“Penanganan yang paling efektif untuk yang rusak berat dan hancur adalah dengan langsung dibangun atau direkonstruksi, sesuai dengan standar bantuan kita. Kemudian untuk yang atap dan materialnya rusak, kita berikan material dan dikerjakan secara gotong royong,” kata Adhy.

Ia menambahkan, pemerintah akan menyediakan bantuan logistik jika diperlukan oleh masyarakat sekitar.

“Untuk hari ini saja, kami menyalurkan bahan-bahan dan material seperti asbes, seng, semen, dan kayu. Ada juga pemberian sembako untuk masyarakat sekitar,” katanya. (saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Kamis, 18 April 2024
29o
Kurs