254 Kepala Sekolah SD-SMP Negeri Sidoarjo Mutasi dan Promosi
Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:33 WIB
Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian (kiri) bersama Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim (kanan) saat rapat koordinasi (rakor) kekeringan di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Timur, Rabu (12/8/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net
“Jadi, kita gantikan benih, kita berikan traktor. Jadi intinya jangan ada petani terbebani,” tuturnya.
Sedangkan untuk penanganan secara nasional, Kementan telah menyiapkan 1.000 unit traktor untuk mendukung penanganan di lapangan. Kemudian 17.000 pompa untuk membantu penyaluran air.
Amran berharap pemerintah pusat dan daerah dapat berkolaborasi agar dampak kekeringan terhadap petani dapat ditekan dan meminimalisir berkurangnya produksi pangan.
“Intinya jangan rakyat korban. Itu kata kuncinya,” pungkasnya.
Sementara itu, Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jatim mengatakan lahan 229 hektare yang terdampak kekeringan itu berasal dari wilayah Lamongan, Gresik, dan Sidoarjo.