SMK Dr. Soetomo Surabaya mengukuhkan sebanyak 319 wisudawan tahun ajaran 2025/2026 dari kompetensi keahlian akuntansi, bisnis retail, perhotelan, hingga produksi film dan multimedia pada Selasa (2/6/2026).
Supardi Wakil Kepala Kesiswaan SMK Dr Soetomo Surabaya mengatakan, sebanyak 15 persen lulusan sudah terserap dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Sebagian murid sudah ada yang masuk industri, bahkan sebelum kelulusan diumumkan,” katanya, pada Selasa (2/6/2026).
Ia menyebut, masa tunggu lulusan untuk masuk dunia kerja relatif singkat, yakni rata-rata hanya membutuhkan waktu paling lama tiga bulan untuk mendapatkan pekerjaan.
Lulusan dengan jurusan bisnis retail menurutnya punya peluang kerja lebih besar karena banyak terserap di pusat perbelanjaan maupun toko modern.
Sedangkan untuk jurusan perhotelan, banyak murid yang langsung mendapatkan tawaran kerja saat menjalani program magang di hotel.
“Anak-anak magang langsung ditawari bekerja dari hotel, karena kepercayaan masyarakat Surabaya juga cukup tinggi terhadap kompetensi murid,” tuturnya.
Selain bekerja, sejumlah lulusan juga berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN). Tercatat sebanyak 12 siswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Ia berharap para lulusan tetap punya komitmen kuat dalam meningkatkan kompetensi, baik saat melanjutkan pendidikan maupun ketika bekerja di industri.
“Harapannya anak-anak tetap punya komitmen yang kuat ketika sudah lulus,” ucapnya.
Seperti diketahui, dalam proses pembelajarannya, SMK Dr. Soetomo tahun lalu terlibat dalam program Pemuda Tangguh yang didukung Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sebanyak 350 murid dari kelas 1 hingga 3 mendapatkan fasilitas sekolah gratis melalui pembiayaan dari Pemkot Surabaya.
Sementara pada tahun ajaran baru mendatang, sekolah menyiapkan 14 kelas dengan jumlah murid sekitar 30 hingga 34 siswa per kelas. Penerimaan siswa baru disesuaikan dengan minat dan jumlah pendaftar dari masyarakat. (ris/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

