Sabtu, 7 November 2026

Banggar Setujui RAPBD 2027 dan Soroti Potensi Penurunan Pendapatan BBNKB

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Emil Elestianto Dardak Wagub Jatim dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jatim, Senin (21/9/2026). Foto: Wildan suarasurabaya.net

“Juga disertai perbandingan sekurang-kurangnya tiga tahun untuk menilai ruang intensifikasi, ekstensifikasi, digitalisasi, dan optimalisasi aset,” jelasnya.

Selanjutnya untuk pos pajak daerah Jatim pada 2027 ditargetkan Rp13,3 triliun atau tumbuh 0,5 persen. Abdullah meminta, kebijakan mengenai keringanan, insentif, dan pembebasan pajak harus terukur dampaknya terhadap kepatuhan wajib pajak, daya beli, dan penerimaan daerah.

Selain itu, Banggar DPRD Jatim juga juga menyoroti potensi merosotnya pendapatan pemda dari pos Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dampak meningkatnya kepemilikan kendaraan listrik oleh masyarakat.

“Penurunan potensi BBNKB akibat perkembangan kendaraan listrik perlu diantisipasi melalui penguatan pemungutan PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), opsen PKB, dan opsen BBNKB bersama pemerintah kabupaten/kota,” jelasnya.

Selanjutnya, pada pendapatan transfer Provinsi Jawa Timur sepanjang 2027 diproyeksikan mencapai Rp8,6 triliun atau turun 1,7 persen dari P-APBD 2026.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Gundukan Kerikil di Bratang Binangun

Truk Terguling di Menjelang Sembayat

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Surabaya
Sabtu, 7 November 2026
31o
Kurs