Rabu, 7 Oktober 2026

Beban Ekonomi Influenza dan Pentingnya Vaksinasi

Laporan oleh Tim Redaksi
Bagikan
Ilustrasi - Dokter meyuntikkan vaksin influenza kepada pasien. Foto: iStock

Influenza dan Beban Produktivitas

Anggapan bahwa influenza bukan penyakit berbahaya juga perlu dilihat secara lebih luas. Tingkat kematiannya (case fatality rate/CFR) memang di bawah 0,1 persen. Namun, risiko komplikasi terutama mengancam kelompok rentan, seperti lansia berusia 65 tahun ke atas, balita, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Selain fatalitas, influenza memiliki tingkat morbiditas atau kesakitan yang tinggi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar satu miliar orang di dunia terpapar influenza setiap tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar tiga hingga lima juta orang mengalami komplikasi yang membutuhkan penanganan medis intensif.

Beban rawat inap juga lebih sering terjadi di negara berkembang. Selain influenza kerap dianggap sebagai penyakit ringan, keterbatasan fasilitas dan akses pengobatan turut menjadi persoalan.

Dampak influenza juga terasa di tempat kerja. Pekerja dewasa yang mengalami ILI atau ISPA rata-rata kehilangan 1,5 hingga 3,2 hari kerja. Sementara waktu pemulihan setidaknya sekitar satu minggu.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 7 Oktober 2026
28o
Kurs