Vaksinasi bertujuan meningkatkan daya proteksi tubuh. Sekitar dua minggu setelah vaksinasi, sistem imun menjadi lebih terlatih dan kompeten sehingga antibodi yang terbentuk dapat menghadang ancaman infeksi virus influenza.
Karena kemampuan mutasinya tinggi, vaksin influenza diperbarui setiap tahun. Komponen antigen vaksin disusun berdasarkan prediksi terhadap tipe influenza yang diperkirakan akan beredar.
Vaksin trivalen dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap tiga jenis virus influenza, yakni influenza A H1N1, A H3N2, dan B Victoria. Sementara vaksin kuadrivalen atau tetravalen memiliki tambahan perlindungan terhadap dua garis keturunan influenza B, yakni Yamagata dan Victoria.
Biaya vaksinasi mandiri bervariasi, berkisar Rp200 ribu-Rp700 ribu. Di sejumlah fasilitas kesehatan, biayanya bahkan kurang dari Rp200 ribu.
Dari perspektif ekonomi, vaksinasi influenza sejatinya dapat dipandang sebagai ‘asuransi murah’. Namun, pandangan tersebut masih berhadapan dengan pola pikir masyarakat yang cenderung memilih membayar ketika sudah sakit.
NOW ON AIR SSFM 100

