Sudaryono menegaskan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tidak boleh digunakan sebagai bahan baku program MBG.
“Jadi belanjanya itu menggunakan sistem sehingga tidak ada lagi hanky-panky, tidak ada lagi minta kickback, tidak ada lagi beli kualitasnya jelek tapi diakui tinggi, diakui bagus, supaya dia ngambil untung dan lain sebagainya,” ujarnya.
Sistem lokapasar itu terinspirasi dari Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) yang digunakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk pengadaan barang sekolah melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
BGN juga akan menerapkan mekanisme penjual terverifikasi atau verified seller. Verifikasi dilakukan dengan melibatkan asosiasi sesuai jenis komoditas.
“Jadi kami mengadopsi sesuatu yang memang sudah berjalan dan nanti ada zonasi, Pak. Jadi orang itu termasuk asosiasi petelur, asosiasi ayam, dan lain-lain sebagainya itu sudah kami undang dan responsnya positif,” kata Sudaryono. (ant/bil/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

