Rabu, 23 September 2026

BHS Sebut Keselamatan Kapal Tak Hanya Bergantung pada Operator, Pengawasan Harus Berlapis

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Kapal Virgo Transport 8. Foto: Basarnas

Penempatan muatan juga menjadi aspek penting karena berkaitan dengan stabilitas kapal. Dalam praktiknya, kata Bambang, nakhoda memiliki peran penting dalam memastikan penempatan muatan tidak mengganggu stabilitas kapal.

Selain operator dan regulator, Bambang menyoroti peran pelabuhan sebagai salah satu lapis pengawasan keselamatan.

Menurutnya, pelabuhan seharusnya mampu menyaring kendaraan dan barang yang akan masuk ke kapal, termasuk memastikan berat muatan tidak melampaui kemampuan kapal serta mendeteksi barang berbahaya.

Bambang mencontohkan, batas berat kendaraan atau muatan yang diangkut kapal di sejumlah negara. Menurut dia, kapal-kapal besar di beberapa negara seperti Filipina, Jepang, Kanada dan negara-negara Eropa umumnya membatasi berat kendaraan sekitar 40 ton.

“Filipina itu biasanya maksimum tidak lebih dari 40 ton. Itu semua untuk kapal-kap besar. Tapi kalau di Indonesia bisa sampai 80 ton. Nah, ini yang perlu ditertibkan lagi dari sisi berat kendaraan yang diangkut maupun dari sisi macam apa barang yang diangkut, apakah ada barang berbahaya dan sebagainya,” ujarnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 23 September 2026
31o
Kurs