“Persiapan seperti apa ini kami juga sedang terus kami tunggu update-nya, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada hasilnya,” ujarnya.
Selain mengkaji pemanfaatan singkong, Arif mengatakan BRIN juga berkoordinasi dengan Polri dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam penanganan karhutla, termasuk melalui teknologi modifikasi cuaca.
Arif menyebut BRIN telah menemukan sejumlah material yang dinilai lebih efisien untuk digunakan dalam operasi modifikasi cuaca, di antaranya Jumakron dan natrium klorida (NaCl) berukuran 25 mikron.
“BRIN menemukan juga beberapa teknologi, material untuk modifikasi cuaca seperti Jumakron, NaCl 25 mikron yang memang itu lebih efisien untuk digunakan dalam teknologi modifikasi cuaca,” pungkasnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto Presiden mengatakan “ubi bombing” bisa menjadi alternatif untuk metode penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sehingga api dapat dipadamkan secara lebih cepat, efektif, dan menyeluruh.

NOW ON AIR SSFM 100

