Mohammad Amjad Hossain Kepala Kepolisian Industri Gazipur mengatakan demonstrasi tersebut memaksa pemilik pabrik menghentikan sementara operasional sekitar 25 hingga 30 pabrik.
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, aparat juga mengerahkan personel Border Guard Bangladesh.
Gelombang protes terbaru ini menyusul demonstrasi di Ashulia, salah satu pusat produksi garmen di pinggiran Dhaka.
Puluhan pabrik di kawasan tersebut menghentikan operasional pada Sabtu setelah para pekerja kembali menyuarakan tuntutan kenaikan upah.
Chowdhury memperingatkan, gangguan produksi yang berlangsung berkepanjangan dapat berdampak terhadap pengiriman barang ekspor dan pembayaran dari pembeli internasional. Kondisi tersebut berpotensi menambah tekanan bagi produsen maupun pekerja.
NOW ON AIR SSFM 100

