Jumat, 4 September 2026

Data Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, BPS Ungkap Sejumlah Penyebabnya

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Arrief Chandra Setiawan (kiri) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya dan Antiek Sugiharti Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Surabaya saat mengisi program talkshow Semanggi Suroboyo membahas persoalan desil warga, Jumat (4/9/2026). Foto: Billy suarasurabaya.net

“Variabelnya kan banyak, bukan hanya motor, bukan hanya aset saja. Macam-macam juga itu untuk variabel-variabelnya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan desil bukan label seseorang miskin atau kaya. Desil merupakan pemeringkatan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi, mulai kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah di desil 1 hingga kelompok tertinggi di desil 10.

“BPS hanya memeringkatkan semua keluarga warga yang ada di Indonesia mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi,” kata Arrief.

BPS juga bukan pihak yang menentukan seseorang menerima bantuan sosial atau tidak. Penentuan penerima dan jenis intervensinya menjadi kewenangan kementerian maupun lembaga yang menggunakan DTSEN.

Meski demikian, Arrief menjelaskan jika ada masyarakat yang merasa desilnya tak sesuai, maka bisa mengajukan sanggahan atau pemutakhiran data.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Jumat, 4 September 2026
31o
Kurs