“Variabelnya kan banyak, bukan hanya motor, bukan hanya aset saja. Macam-macam juga itu untuk variabel-variabelnya,” jelasnya.
Ia juga menegaskan desil bukan label seseorang miskin atau kaya. Desil merupakan pemeringkatan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi, mulai kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah di desil 1 hingga kelompok tertinggi di desil 10.
“BPS hanya memeringkatkan semua keluarga warga yang ada di Indonesia mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi,” kata Arrief.
BPS juga bukan pihak yang menentukan seseorang menerima bantuan sosial atau tidak. Penentuan penerima dan jenis intervensinya menjadi kewenangan kementerian maupun lembaga yang menggunakan DTSEN.
Meski demikian, Arrief menjelaskan jika ada masyarakat yang merasa desilnya tak sesuai, maka bisa mengajukan sanggahan atau pemutakhiran data.

NOW ON AIR SSFM 100

