“Pagunya 5.380. Saat ini masih berproses masa pengenalan siswa. Ketika masa pengenalan siswa itu, baru bisa dilakukan penetapan. Ini masih penetapan, SK bupati/wali kota juga belum ada,” katanya.
Namun, Novi belum bisa menyampaikan terkait jumlah siswa yang terdaftar di Sekolah Rakyat karena data masih terus bergerak hingga pertengahan Juli 2026.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur baru mengantongi jumlah pasti siswa sesudah menerima akumulasi data dari kabupaten/kota menjelang pelaksanaan MPLS.
“Nanti tanggal 13 itu saya baru bisa tahu kabupaten-kabupaten mana yang siap dengan jumlah siswa, yang masih 80 persen, yang masih 90 persen. Kalau sekarang saya belum bisa, karena masih bergerak datanya,” jelasnya.
Novi yakin kuota Sekolah Rakyat akan terpenuhi. Menurutnya, saat ini masyarakat mulai memahami konsep Sekolah Rakyat sesudah meninjau langsung fasilitas dan unit permanen.

NOW ON AIR SSFM 100

