Hal senada disampaikan Dokter Listyorini Rarasingtyas Direktur Utama RSUD EC. Ia memastikan setiap jarum suntik bekas di rumah sakit dilepas sebelum dibuang ke wadah khusus limbah tajam.
“Selain itu kita juga ada kerjasama dengan PT Wastec International yang mengelola limbah B3 dan limbah medis kita yang sesuai prosedur, bahkan mereka juga sudah ada izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan tercatat secara elektronik,” kata Listyorini.
PT Wastec International mengambil limbah medis RSUD EC secara berkala. Setiap proses pengambilan, penimbangan, hingga pengangkutan juga terdokumentasi dan dilaporkan melalui manifes.
“Jadi setiap kotak limbah tajam itu nanti ditimbang, kemudian dibawa oleh PT Wastec International. Kita tidak pernah membuang limbah medis di luar, semua diambil oleh PT Wastec International,” jelasnya.
RSUD EC juga menerapkan prosedur penggunaan dan pembuangan alat medis sekali pakai secara aman. Jarum suntik bekas tidak dilakukan recapping atau penutupan kembali, tetapi langsung dimasukkan ke safety box sesuai standar keselamatan.

NOW ON AIR SSFM 100

