“Perlindungan bagi perempuan dan anak harus terus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” ujarnya.
Dia menegaskan, perlindungan perempuan juga harus berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan keluarga dan pemberdayaan perempuan.
Sebab, berbagai persoalan seperti tekanan ekonomi, tanggung jawab keluarga, pengasuhan anak, hingga kondisi lingkungan sosial dapat memengaruhi kehidupan perempuan.
Karena itu, Arifah menilai dukungan keluarga, masyarakat, dan negara diperlukan untuk memastikan perempuan memiliki kesempatan menjalani kehidupan yang aman dan bermartabat.
Salah satu langkah yang dinilai penting adalah memperluas pemberdayaan ekonomi perempuan. Akses terhadap pendidikan, keterampilan, pekerjaan, penghasilan, dan sumber daya ekonomi dapat membantu perempuan mengembangkan potensi sekaligus meningkatkan kemandirian.
NOW ON AIR SSFM 100

