Kamis, 24 September 2026

Ketika Influenza A “Berkolaborasi” dengan Polusi Udara

Laporan oleh Tim Redaksi
Bagikan
Karhutla melanda blok Ranu Kembang di kawasan Gunung Semeru pada Rabu (26/8/2026) sore kemarin. Foto: Istimewa

Berdasarkan data Kemenkes 21 September 2026, sedikitnya tercatat 175 ribu kasus ISPA akibat karhutla.

Dampak Polutan
Kini polusi udara menjadi lawan utama kehidupan manusia. Dampak polutan sering kali tidak dirasakan secara langsung sehingga masyarakat menjadi kurang waspada.

Keterbukaan informasi dan sistem peringatan dini (early warning system) perlu ditingkatkan ketika kualitas udara memburuk.

Dalam jangka pendek, polusi udara memantik penyakit saluran napas. Dalam jangka panjang, polusi dapat memicu risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, stroke, kanker, terutama kanker paru, alergi, asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), hingga kematian prematur.

Polusi udara juga berisiko memicu cacat janin, gangguan pencernaan, penyakit lever, ginjal, dan penyakit kulit.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 24 September 2026
27o
Kurs